Gaji PNS Naik Sebesar 6 Persen

gaji guru pnsPemerintah kembali akan menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 6 persen pada 2015. Begitu pula dengan gaji TNI dan Polri. Hal ini diungkapkan Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro.

"Ya tetaplah (gaji PNS naik). Itu kan menyesuaikan dengan biaya hidup, dengan inflasi," kata Bambang yang dikutip dari Tribunnews (13/12/2014).

Kenaikan gaji PNS ini sempat ditolak Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandy. Menurutnya para pegawai tersebut haruslah terlebih dahulu menunjukkan peningkatan kinerja.

Bambang mengatakan pemerintah akan tetap berencana menaikkan gaji para pegawai tanpa mempertimbangkan kinerja. Menurutnya kenaikkan gaji atas peningkatan kinerja berada di variabel gaji yang berbeda.

"Ada kenaikan berdasarkan inflasi, ada yang kenaikan berdasarkan kinerja. Itu harus dibedakan. Ada yang pokok, ada yang tunjangan," kata Bambang.

Kenaikan gaji untuk PNS, TNI, dan Polri sebesar 6 persen itu adalah kenaikan rutin per tahun yang menyesuaikan dengan inflasi.



Sumber: http://www.sekolahdasar.net/2014/12/pemerintah-naikkan-gaji-pns-sebesar-6-persen.html#ixzz3MD0IC9Ve

Kurikulum tingkat satuan pendidikan tahun 2006 atau ktsp 2006 Diperpanjang sampai tahun 2020

Kurikulum tingkat satuan pendidikan tahun 2006 atau ktsp 2006 sebagai acuan untuk kembali pada permendikbud no 160 tahun 2014 mengenai implementasi kurikulum 2013 yang dilaksanakan secara terbatas memuat aturan yang dalam pasalnya jelas menyatakan bahwa usia KTSP 2006 hingga 2019/2020 akan tetap bisa dipergunakan. hal ini ketegasan mendikbud bahwa pada proses implementasi kurikulum 2013 yang dilaksanakan secara terbatas ini pemberlakuan KTSP 2006 jelas bahwa belum expired aturannya walaupun kurikulum 2013 tetap berjalan dan layaknya sistem aturan Kurikulum 2013 dan KTSP 2006 tetap berdampingan, seperti berita yang dilansir dari JPPN


Dalam Permendikbud 160/2014 yang baru dilansir, implementasi K-13 secara terbatas paling lama berjalan sampai tahun pelajaran 2019/2020 nanti. Permendikbud tertanggal 11 Desember 2014 itu mengatur kebijakan penghentian implementasi K-13 dan pengembalian penerapan Kurikulum 2006 (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan/KTSP) lagi. Di dalam pasal 4 Permendikbud 160/2014 itu, dinyatakan bahwa sekolah dasar dan menengah dapat menjalankan KTSP sampai tahun pelajaran 2019/2020.



Anies mengatakan pemberlakuan K-13 secara terbatas, hanya di 6.221 unit sekolah, disebabkan karena para guru belum siap. Dia menuturkan sebagus apapun kurikulum yang berjalan, kunci kesuksesannya ada di guru. “Kita latih dulu gurunya sampai siap,” ujarnya.

Di dalam aturan ini, pemberlakuan K-13 secara terbatas efektif mulai semester genap Januari nanti. Anies menegaskan bahwa sekolah yang boleh melanjutkan kembali implementasi K-13 harus sekolah yang sudah menjalankan selama tiga semester. Yang dimulai tahun pelajaran 2013/2014 lalu.

Sementara itu, sekolah yang kembali menerapkan KTSP akan mendapatkan perhatian khusus. Seperti pelatihan untuk kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan pengawas sekolah.

Pelatihan ini difokuskan untuk menyiapkan implementasi K-13 di sekolah masing-masing.



Source: http://kkgjaro.blogspot.com/2014/12/ktsp-2006-masa-baktinya-diperpanjang.html#ixzz3MD8BoNBu

BSM atau Bantuan Siswa Miskin akan segera dihapuskan

BSM atau Bantuan Siswa Miskin akan segera dihapuskan hal ini dengan dasar tumpang tindihnya bantuan, pada pemerintahan Presiden Jokowi akan mencanangkan Kartu Indonesia Pintar yang mana pada program KIP tersebut dianggap lebih komprehensif akan sipenerima bantuan, tidak hanya siswa yang masih bersekolah saja. tidak hanya siswa yang miskin tapi juga yang rentan miskin yang selama ini kurang tersentuh, KIP diyakinkan mampu bekerja dalam bantuan yang lebih baik.

Sebagaimana diketahui Kartu Indonesia Pintar/KIP ini tak akan lama lagi diluncurkan, agar tidak terjadi bertumpuknya program yang sama maka pemerintah lewat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah memaparakan tentang program pendidikan yang sifatnya sosial, dicanangkan untuk bisa mengatasi masalah kemiskinan, dan mengurangi angka putus sekolah serta menjadikan pendidikan agar lebih baik lagi. seperti dikutip dari tribunnews.

Menteri Kebudayaan dan Pedidikan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan menilai selama ini program Bantuan Siswa Miskin (BSM) hanya menjangkau siswa miskin di sekolah. Padahal, kata dia, banyak siswa putus sekolah yang butuh bantuan dan tidak terjangkau BSM.

"Dengan adanya KIP (Kartu Indonesia Pintar) ini, mereka yang putus sekolah mau balik lagi ke sekolah, kami berikan bantuan ini nantinya," kata Anies usai melakukan rapat koordinasi di Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di Jalan Merdeka Barat, Jakarta.

Tak hanya itu, ditambahkan Anies, selain siswa miskin, siswa rentan miskin pun akan diberikan bantuan. Sebab selama ini siswa rentan miskin tidak mendapatkan perhatian. Sedangkan mengantisipasti tumpang tindih bantuan, pemerintah kata dia, akan menghapus BSM.

"Nanti dana akan dialirkan melalui KIP," tegasnya. Meski begitu Anies belum dapat menjelaskan mekanisme rinci penyaluran dananya seperti apa. Karena banyak masyarakat di daerah pesisir laut, pegunungan, yang jauh dari kota atau Bank setempat. "Untuk teknisnya masih kita koordinasikan lagi," imbuh Anies.



Read more: http://kkgjaro.blogspot.com/2014/10/kartu-indonesia-pintar-hadir-bantuan.html#ixzz3MD74gP6i

Pendidikan Kunci Utama Memajukan Perekonomian

Pendidikan merupakan kunci utama untuk memajukan perekonomian suatu bangsa. Hal ini diungkapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan pada Seminar Nasional ASEAN Economic Comunity 2015 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Mendikbud menyampaikan bagaimana persaingan ekonomi dunia dan tantangan yang dimiliki bangsa Indonesia ke depan sesuai dengan perubahan yang telah terjadi di dunia. Hal ini dikarenakan Indonesia merupakan pilar penting perdagangan dunia.

”Bentangan garis perekonomian yang luar biasa besar dan sangat mendasar adalah bentangan dari barat ke timur yaitu dari Maroko sampai Maluku”, tutur Mendkibud dalam seminar yang bertema Lust or Trust ini.

Rektor UPI Sunarya Kartadinata mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan sebuah respon dari masyarakat kampus untuk melihat bahwa proses pendidikan adalah sesuatu yang harus berinteraksi dan bertransaksi dengan dunia luar. Oleh karena itu, pendidikan harus menyiapkan generasi muda bangsa Indonesia menjadi warga yang turut berperan aktif di dunia.

“Dalam mendidik calon guru, pengajar tidak hanya membekali diri dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mutakhir tetapi juga bagaimana membangun para anak muda bangsa untuk mampu serta memiliki kecakapan berkolaborasi membangun dengan bangsa-bangsa lain di dunia” ungkap Sunarya dalam sambutannya.

Panduan Penggunaan/Panduan Aplikasi Rapor K13 Kemdikbud

Panduan Penggunaan/Panduan Aplikasi Rapor K13 Kemdikbud ini akan mengolah nilai indikator menjadi nilai kompetensi dasar. Aplikasi Rapor akan menyeleksi kompetensi dasar yang menonjol positif dan negatif untuk tiap siswa. Aplikasi Rapor akan mencetak deskripsi kompentensi dasar sesuai hasil butir 4. Sebelum dijalankan, aplikasi ini harus disinkronkan terlebih dahulu dengan dapodik untuk pengisian data sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan (ptk), rombel dan siswa. dan aplikasi raport kurikulum 2013 dari kemdikbud ini akan bisa berjalan pada Laptop atau PC yang sudah terinstalasi Dapodikdas, dan aplikasi raport kurikulum 2013 bisa di Unduh/Download disini.

Sebelumnya perlu diketahui Menu Utama Pada Aplikasi Rapor SD ini adalah sebagai berikut:
1. Referensi
Melalui menu ini, pengguna dapat mengolah data referensi yang akan digunakan pada menu lainnya, seperti: Aspek Kesehatan, Tema, Sub Tema, Kompetensi Inti, Kompentensi Dasar dan Indikator.
2. Ekstrakurikuler
Melalui menu ini pengguna dapat menambah, mengubah atau menghapus jenis kegiatan ekstrakurikuler dan anggota ekstrakurikuler.
Menu Ekstrakurikuler terdiri dari sub-menu Master Ekstrakurikuler dan Anggota Ekstrakurikuler.
Lihat Pendidikan Kepramukaan Ekstra Kurikuler Wajib
3. Pemetaan
Melalui menu ini pengguna dapat melakukan pemetaan Mata Pelajaran yang ada pada Sub tema, Pemetaan Kompetensi Dasar dan Pemetaan Indikator. Pemetaan ini akan menetukan aspek yang akan dinilai pada setiap jenis penilaian.
4. Penilaian
Menu ini berfungsi untuk mengisi nilai setiap peserta didik pada seluruh jenis penilaian, seperti: Buku Harian Guru, Ulangan Harian, Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester. Pada menu ini juga pengguna dapat mengisi Absensi Peserta Didik, Catatan Prestasi dan Penilan Pambahan (Saran- saran, Aspek Kesehatan dan Perkembangan Fisik Peserta Didik). 

5. Rapor
Menu Rapor berfungsi untuk memproses pembuatan rapor sehingga dihasilkan bentuk keluaran rapor yang siap dicetak.
6. Tools
Pada menu ini pengguna dapat melakukan sinkronisasi data dengan database dapodik, seperti: kurikulum, mata pelajaran, peserta didik, anggota rombel dan sebagainya.
7. Pengaturan
Menu Pengaturan berfungsi untuk mengelola Pengguna dan Group Pengguna.


Memulai Menggunakan Aplikasi Rapor Kurikulum 2013 Kemdikbud
Pengguna dari Aplikasi ini adalah Guru Wali Kelas yang telah memiliki NUPTK. Pada saat aplikasi diinstal, maka sistem secara otomatis membaca database dapodik dan memasukan NUPTK yang ada pada daftar PTK di sekolah sebagai nama pengguna nya. Password untuk pertama kali diset sama dengan NUPTK. Sehingga guru-guru sebagai Pengguna Aplikasi ini Diwajibkan untuk mengubah Password masing-masing melalui fasilitas yang disediakan.
Untuk memulai menggunakan Aplikasi langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Klik 2 kali pada icon Aplikasi Rapor SD.
2. Selanjutnya pada layar akan muncul halaman login dari aplikasi sebagai berikut :
aplikasi rapor kurikulum 2013 
3. Isi Nama Pengguna dengan NUPTK.
4. Isi Password pengguna. Password pengguna diset secara otomatis sama dengan Nama Pengguna (NUPTK). Sehingga pengguna diwajibkan untuk mengganti password setelah login berhasil.
5. Pilih Tahun Ajaran dan Semester dimana nilai akan diisi.
6. Jika Pengguna berhasil login, maka akan ditampilkan halaman Selamat Datang.
7. Pada halaman tersebut, Pengguna dapat mengakses Manual/Petunjuk Penggunaan Aplikasi, caranya klik tombol Manual Penggunaan Aplikasi.
8. Pada halaman tersebut juga disampaikan Call Center Subdit Pembelajaran Direktorat Pembinaan SD yang diperuntukkan bagi saran komunikasi antara Pengguna (Sekolah) dengan Pihak Subdit Pembelajaran Direktorat Pembinaan SD sebagai pengelola aplikasi ini.
9. Lakukan penggantian pasword pada bagian kana atas icon roda bergerigi.
Referensi Melalui menu ini, pengguna dapat mengisi, mengubah dan menghapus Aspek Kesehatan, Tema, Sub Tema, Kompetensi Inti, Kompentensi Dasar dan Indikator.
Untuk mengakses data Tema, klik menu Referensi sub menu Tema
Untuk menambah Kompetensi Inti lakukan langkah – langkah sebagai berikut :
Klik tombol Tambah, maka akan muncul tampilan.
1. Untuk Kompetensi Inti 1 dan 2, Deskripsi yang ditampilkan di dalam Rapor adalah indikator-indikator yang sudah dinilai pada penilaian Buku Harian Guru. Indikator yang dideskripsikan ke dalam Rapor merupakan indikator-indikator yang dinilai, dengan nilai capaian sesuai dengan kecenderungan (modus). Misal : dari 5 kali penilaian indikator “Percaya Diri”, diinput nilai 3 kali = Ya dan 2 kali = Tidak, maka untuk indikator “Percaya Diri’ akan muncul di deskripsi sebagai kategori Sangat Baik. Sebaliknya, jika diinput 2 kali = Ya dan 3 kali = Tidak, maka indikator “Percaya Diri” akan muncul di deskripsi sebagai kategori Perlu Bimbingan. Jika ada indikator dengan nilai antara Ya dan Tidak sama jumlahnya, maka yang diambil adalah Ya (Sangat Baik).
2. Untuk Kompetensi Inti 3, deskripsi pada Rapor merupakan Kompetensi Dasar yang paling menonjol ‘positif’ dan ‘negatif’ berdasarkan nilai rata-rata indikator per Kompetensi Dasar dari nilai indikator yang sudah diisi pada Ulangan Harian, Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester. Kompetensi Dasar yang ditampilkan dari masing-masing kategori paling paling menonjol ‘positif’ dan ‘negatif’ berjumlah maksimal 3 Kompetensi Dasar.
Tahapan penghitungan nilai untuk Kompetensi Inti 3.

Mengurutkan nilai Kompetensi Dasar
Setelah mendapatkan Nilai rata-rata akhir, tahap berikutnya adalah mengurutkan nilai setiap Kompetensi Dasar. Dari tabel di atas, maka urutan nilai dari yang teratas.

berikut langkah-langkah untuk mencetak Rapor adalah sebagai berikut :
1. Pilih Rombongan Belajar
2. Klik tombol View, maka akan ditampilkan data anggota rombongan belajar.
3. Tombol Cetak di atas tabel anggota rombel berfungsi untuk mencetak Rapor seluruh siswa anggota rombel sekaligus. Output Rapor dapat di ekspor ke file PDF dan Ms. Word.
4. Untuk mencetak Rapor per siswa klik icon PDF dan Word pada setiap baris anggota rombel.

Selengkapnya klik Download Manual Petunjuk Penggunaan Aplikasi Raport Kurikulum 2013



Source: http://kkgjaro.blogspot.com/2014/12/petunjuk-penggunaan-aplikasi-raport.html#ixzz3MD4ULL4b
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...