Senin, 08 September 2014

Tahun 2014/ 2015 Honor Operator Dapodik Dari Dana BOS

Untuk Pendataan Tahun 2014 - 2015 Honor Operator Dapodik akan dibayarkan dengan Dana BOS. Berdasarkan Surat Dirjen Dikdas No 3015/c/LK/2014 perihal Penjaringan DAPODIKDAS Tahun Pelajaran 2014/2015 Yang dikirimkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/kota Kepala SD/SDLB, SMP/SMPLB, SLB di Seluruh Indonesia 

Pada Point berikut :
Kepala Sekolah sebagai penanggungjawab data di masing-masing sekolahnya menunjuk operator sekolah secara definitif dengan surat tugas/surat keputusan yang berlaku selama 1 tahun. Pembiayaan yang ditimbulkan dibebankan melalui dana BOS sesuai dengan JUKNIS BOS 2014.

SKTP Guru Berdasarkan Data Aplikasi Dapodikdas

Penerbitan SK Tunjangan Profesi (SKTP) dan pembayaran tunjangan profesi bagi guru yang telah sertifikasi akan didasarkan data pada Aplikasi Dapodikdas 2013/2014. Bagi guru yang telah memperoleh sertifikat pendidik, nomor registrasi, dan telah memenuhi beban kerja mengajar minimal 24 jam per minggu memperoleh tunjangan profesi sebesar satu kali gaji pokok. 

Data-data penting guru yang yang telah dimasukan dan dikirim melalui Aplikasi Dapodikdas 2013/2014 sebagai acuan direktorat P2TK Dikdas dalam menerbitkan SKTP. Sesuai dengan Draft Implementas Dapodik 2013 terhadap proses pengolahan data tunjangan pada direktorat P2TK Dikdas, Dapodikdas 2013/2014 akan digunakan untuk mendata jam mengajar Semester Ganjil tahun ajaran 2013-2014 (Juli sampai Desember 2013) 

Data jam mengajar pada semester I tahun pelajaran 2013/2014 akan digunakan oleh P2TK Dikdas untuk: 
  1. Menerbitkan SK Tunjangan profesi tahun 2013, bagi guru yang tidak mendapat jam pada semester lalu. SKTP yang diterbitkan berdasarkan data ini, yang berlaku untuk bulan Juli sampai Desember 2013. 
  2. Pembayaran tri wulan 3 dan 4 tunjangan profesi 2013. 
  3. Pembayaran Triwulan 3 dan 4 tunjangan daerah khusus. 

Pendataan melalui Aplikasi Dapodikdas 2013/2014 yang saat ini sedang berlangsung yang melibatkan operator sekolah yang satu data berkualitas ini, nantinya akan digunakan untuk dasar tunjangan guru, Bantuan Operasional Sekolah, Bantuan Siswa Miskin (BSM), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan bantuan program lainnya.

Tunjangan Profesi Guru Dicairkan Mulai Oktober

Tunjangan profesi guru (TPG) di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) rencananya akan mulai dicairkan bulan Oktober mendatang. Pembayaran TPG yang terhutang ini menunggu audit kelayakan guru madrasah calon penerima TPG selesai. Kemenag masih memiliki hutang pelunasan TPG mencapai Rp 1,9 triliun. 

Direktur Pendidikan Madrasah Ditjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Nur Kholis Setiawan mengatakan salah satu penghambat pencairan TPG madrasah adalah urusan NRG (nomor register guru). NRG diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) semegang otoritas atas usulan Kemenag. 

Menurut Kholis, TPG yang diberikan guru tidak akan terkurangi, jumlahnya tetap seperti dengan yang diterima secara rutin. Untuk program pelunasan hutang yang dicairkan Oktober mendatang, guru akan menerima rapelan sehingga nominalnya jadi cukup besar. Tunggakan atau hutang pencairan TPG ini umumnya untuk guru yang lulus sertifikasi sebelum 2010. 

"Tidak bisa seenaknya dicairkan. Meskipun anggarannya sudah disiapkan," kata Kholis yang dikutip dari /jpnn.com/ (02/09/2014). 

Dengan pembayaran TPG kepada guru madrasah yang benar-benar layak menerima, akan menghindari perkara hukum. Jika tidak, dapat dianggap sebagai upaya memperkaya orang lain. Meskipun sudah lulus sertifikasi, belum bisa menerima TPG jika belum mendapatkan NRG. Pencairan TPG juga menunggu hasil evaluasi kinerja guru dalam proses pembelajaran.

Jadwal Pencairan TPG Triwulan III Tahun 2014

Tunjangan Profesi Guru (TPG) triwulan III tahun 2014 atau untuk bulan Juli, Agustus, dan September akan dicairkan paling lambat pada bulan Oktober 2014. Data guru di Data Pokok Pendidikan Dasar (Dapodikdas) semester ganjil tahun pelajaran 2014/2015 akan dijadikan acuan dalam penerbitan SK TPG untuk pembayaran tunjangan periode Juli sampai Desember 2014. 

Mulai pertengahan September 2014 mendatang, P2TK Dikdas akan menerbitkan SK TPG bagi guru-guru yang dinyatakan memenuhi syarat memperoleh tunjangan atas usulan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Penyaluran TPG dilaksanakan dengan cara pemindahbukuan dari Rekening Kas Umum Negara ke Rekening Kas Umum Daerah. 

Dijadwalkan penyaluran TPG triwulan III ke Rekening Kas Umum Daerah dilaksanakan paling lambat minggu terakhir bulan September 2014. Pemerintah Daerah melaksanakan pembayaran TPG kepada rekening masing-masing guru paling lambat pada bulan Oktober 2014. Rencananya TPG Triwulan III dicairkan tanggal 1-14 Oktober 2014 . 

Jumlah hak bulan yang diterima disesuaikan dengan masa aktif. Misalnya pensiun September 2014 maka yang bersangkutan berhak 2 bulan saja. Pembayaran TPG kepada masing-masing guru ini dikenakan Pajak Penghasilan Pasal 21 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan.

Meski Buku Belum Ada Pembelajaran Tetap Jalan



Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh mengatakan meskipun buku Kurikulum 2013 belum datang, proses pembelajaran di sekolah harus tetap jalan. Pihaknya terus mendorong kepada perusahaan yang telah diberi tugas mencetak buku Kurikulum 2013 untuk secepatnya menyelesaikan dan mendistribusikannya ke seluruh daerah. 

"Kita berharap satu atau dua minggu ini seluruhnya sudah sampai ke daerah. Tetapi, kalaupun bukunya belum datang proses belajar mengajar tidak boleh terhenti," kata Nuh yang dikutip dari /Antara /(07/09/2014). 

Selama ini untuk memenuhi kebutuhan buku Kurikulum 2013, Kemendikbud memabagikan buku elektroniknya/ebook melalui laman website kementerian itu. Buku Kurikulum 2013 itu telah diunduh sampai 2,6 juta kali oleh masyarakat. 

Selain dalam bentuk /e-book yang dapat diunduh laman kementerian, untuk mempercepat proses penerapan Kurikulum 2013, Nuh mengatakan pihaknya juga telah membagikan kepingan CD buku Kurikulum 2013 kepada seluruh sekolah.

Kurikulum 2013 Menarik Kalau Gurunya aktif mencari metode pembelajaran yang kreatif & menarik


Kurikulum 2013 mulai diterapkan serentak di seluruh Sekolah Dasar (SD) pada tahun ajaran baru 2014/2015. Apakah kurikulum baru ini akan berhasil dan menarik atau tidak tergantung dari gurunya. Menurut pengamat pendidikan Darmaningtyas, kalau gurunya bagus kurikulum 2013 juga akan menarik bagi siswa. 

"Kurikulum ini berbasis pada kurikulum berstandar internasional. Tematik integratif. Kalau gurunya bagus, ini sangat menarik", kata Darmaningtyas yang  dikutip dari portal berita /Medan Bisnis/ (27/08/2014). 

Salah satu yang ditonjolkan dalam Kurikulum 2013, bukan cuma siswa yang dituntut aktif, tetapi juga gurunya. Guru harus aktif dan mencari metode pembelajaran yang kreatif dan menarik. Namun guru yang bisa aktif dan kreatif ini, dinilai tidak banyak. 

"Kalau guru-guru pulang sekolah terus nonton sinetron, ya nggak akan bisa pakai kurikulum ini. Dan rata-rata guru-guru kita seperti itu. Tidak mengeksplor pengetahuannya lagi," jelas Darmaningtyas. 

Menurut Darmaningtyas, kurikulum 2013 tujuannnya baik namun hanya cocok untuk sekolah yang sarana dan prasarananya lengkap. Ini berarti Kurikulum 2013 cocok untuk sekolah level menengah ke atas dan di perkotaan yang sudah mengalami banyak kemajuan.. 

"Bagi yang di pinggiran seperti Papua sana, yang cocok model KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan). Kalau seperti ini (Kurikulum 2013) tidak cocok. Bagi sekolah pinggiran atau menengah ke bawah, ini nggak jalan", kata Darmanintyas saat diskusi 'Mengawal Implementasi Kurikulum 2013' di Jakarta

Selasa, 26 Agustus 2014

Formasi CPNS 2014 Seluruh Kabupaten/ Kota

Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014 instansi pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten/Kota seluruh Indonesia telah diumumkan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Pengumuman formasi CPNS 2014 seluruh Kabupaten/Kota ini diperbarui secara berkala.

Seperti yang dilansir dari laman situs Portal Nasional CPNS 2014, ada 411 (empat ratus sebelas) Kabupaten/Kota yang mendapat alokasi formasi CPNS 2014. Daftar Pemda tingkat Kabupaten/Kota yang telah resmi mengumumkan formasi CPNS 2014 bisa dilihat di laman https://panselnas.menpan.go.id/index.php/form-2/13-daerah/provinsi/kabkota/

Jabatan guru dalam formasi penerimaan CPNS mendapatkan prioritas, khususnya guru SD. Formasi guru SD yang diperebutkan sarjana lulusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) ini ada pada tes seleksi CPNS yang dilaksanakan oleh Pemda tingkat Kabupaten/Kota. Pengumuman penerimaan CPNS nantinya juga bisa dilihat melalui situs resmi Kabupaten/ Kota.

Pendaftaran seleksi penerimaan CPNS 2014 dilaksanakan online secara serentak dan terintegrasi. Panselnas CPNS 2014 melakukan penyederhanaan pendaftaran CPNS, pelamar dapat mengunjungi situs http://sscn.bkn.go.id dan https://panselnas.menpan.go.id untuk melakukan pendaftaran dan mendapatkan informasi lainnya. 

Tes seleksi CPNS 2014 menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Materi soal tes CPNS 2014 sama seperti tahun lalu, yaitu tes kompetensi dasar (TKD) yang terdiri dari tiga kelompok soal, wawasan
kebangsaan, karakteristk pribadi, dan inteligensia umum. 

Pendaftaran secara online dan penggunaan sistem CAT ini diharapkan proses seleksi CPNS 2014 berlangsung secara transparan dan akuntabel. Selain itu, juga agar setiap PNS yang lolos memang kompeten dan terbebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...