11/16/2020

Pembelajaran Matematika yang Efektif

Banyak orang tua mungkin akan mengeluh dan bahkan ada yang marah-marah ketika nilai matematika yang dimiliki oleh anaknya jelek. Ya dari segi pemahaman mata pelajaran matematika memang relatif lebih sulit jika dibandingkan dengan mata pelajaran yang lainnya. Banyak anak yang merasa kesulitan saat sedang mengerjakan soal-soal matematika. mengapa? Karena kebanyakan dari mereka kurang dapat memahami kalimat matematika yang biasanya abstrak. Sebagai salah satu ilmu pasti tentu menuntut seseorang untuk banyak menghafal rumus semisal perkalian atau pun pembagian. Nah dengan hal tersebut tanpa adanya metode pembelajaran yang tepat , jelas seorang peserta didik akan mengalami kesulitan dalam memahami matematika. Berikut di bawah ini merupakan metode yang dapat dilakukan oleh seorang tenaga pendidik saat mengajarkan matematika kepada para peserta didiknya.


  1. Metode yang pertama yang dapat dilakukan tentu saja dengan metode penyampaian secara langsung. Hal ini berkaitan dengan rumus-rumus dasar yang harus dikuasai oleh para peserta didik seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian dan perkalian. 
  2. Yang selanjutnya seorang tenaga pendidik haruslah kreatif dalam memberikan contoh-contoh kegunaan matematika dalam kehidupan nyata agar peserta didik dapat melogikakan rumus matematika tersebut. Sebagai contoh saat menghitung rumus balok maka seorang tenaga pendidik dapat mengajak anak tersebut untuk mengukur dan mengamati benda-benda yang berbentuk balok semisal penghapus dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kehidupannya sehingga dia dapat lebih mudah mengingatnya.
  3. Belajar kelompok. Sesungguhnya belajar kelompok dalam pembelajaran matematika merupakan hal yang sangat baik. Mengapa? Karena dengan pembelajaran kelompok tersebut seorang peserta didik akan berusaha untuk memecahkan permasalahan matematika tersebut bersama anggota kelompoknya yang lain sehingga selain akan lebih menekankan pada kemampuan komunikasi juga akan memudahkan anak untuk memahami pelajaran karena dikerjakan bersama-sama.
  4. Lalu hal yang harus dilakukan oleh seorang tenaga pendidik yang selanjutnya adalah dengan memberi motivasi kepada peserta didiknya. Sering kali para peserta didik tersebut merasa minder jika mereka dihadapkan pada matematika dan perasan minder inilah jika dibiarkan akan membuat seorang anak mengalami kesulitan belajar matematika.

Dan demikianlah sedikit ulasan yang dapat saya kupas tentang pembelajaran matematika yang efektif untuk dilakukan, semoga dengannya dapat memberikan banyak manfaat bagi anda.

11/14/2020

Kelebihan Model Pembelajaran Kooperatif

Saat ini dengan semakin berkembangnya dunia teknologi serta pengaruh globalisasi telah membawa banyak perubahan yang terjadi di dunia. Dan perubahan ini lambat laun mulai memberikan dampak bagi setiap kegiatan yang dilakukan oleh manusia tak terkecuali untuk masalah pembelajaran. Banyak orang yang saat ini sedang gemar membicarakan tentang model pembelajaran yang baik untuk diterapkan pada peserta didik. Salah satu di antaranya yang paling efektif untuk diterapkan adalah metode pembelajaran kooperatif. Apakah yang dimaksud dengan metode pembelajaran kooperatif ini dan apa sajakah kelebihannya jika kita bandingkan dengan metode yang lain? Anda akan menemukan semua jawabannya pada ulasan berikut ini. Baca dengan cermat.

Model Pembelajaran Kooperatif merupakan jenis pembelajaran yang memiliki ciri khusus yakni menekankan pada kemampuan untuk bekerjasama yang dimiliki oleh para peserta didik. Dengan kata lain dalam pelaksanaan pembelajaran ini maka para peserta didik akan diarahkan untuk melakukan banyak kegiatan pembelajaran yang memaksa mereka untuk melakukan kerja sama dengan peserta didik yang lainnya. Nah dengan hal ini jelas sekali bahwa model pembelajaran ini sangat baik untuk diterapkan di negara kita yang notabene menjunjung tinggi kebersamaan dan nilai gotong-royong. Dengan pembelajaran kooperatif ini maka para peserta didik akan terbiasa untuk bekerja sama dengan orang lain.

Yang selanjutnya pada pembelajaran seperti ini seorang tenaga pendidik tetaplah memiliki peranan yang tak kalah penting yakni sebagai fasilitator yang mengondisikan bagaimana peserta didiknya dalam proses pembelajaran dan seorang tenaga pendidik haruslah bisa menyesuaikan dan berpikir kreatif untuk dapat memberikan tugas-tugas kepada peserta didik untuk melakukan kerja sama dengan para peserta didik yang lainnya.

Kelebihan lain dari metode pembelajaran seperti ini adalah setiap peserta didik dengan berbagai latar belakang, mulai dari yang memiliki prestasi yang gemilang hingga yang rendah, mulai dari yang berbeda agama, suku maupun yang lainnya menjadi satu dalam kelompok pembelajaran sehingga mereka akan bekerja bersama-sama dan dampak positifnya interaksi antar peserta didik pun dapat dioptimalkan.

Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya berikan kepada anda tentang model pembelajaran kooperatif ini. Semoga ulasan di atas memberikan banyak manfaat untuk anda dan perkembangan pembelajaran pada umumnya.

11/03/2020

Sistem Pendidikan di Negara Maju

Tidak dapat dipungkiri bahwa pendidikan pada saat ini merupakan suatu tolak ukur pada tingkat kemajuan sebuah bangsa. Menurut laporan pendidikan dunia, pendidikan di Indonesia merupakan yang terbesar ke empat di dunia, namun sayangnya sistem pendidikan yang ada adalah yang terburuk jika dibandingkan dari 50negara lainnya.

Agar tingkat kemajuan pendidikan di negara kita bisa berkembang, alangkah baiknya jika kita melakukan studi pendidikan dengan Negara lain yang jauh lebih maju. Untuk itu kita akan mengambil contoh sistem pendidikan yang ada di Inggris. Nantinya hal ini akan berguna untuk memajukan tingkat pendidikan yang ada saat ini.

Pendidikan sekolah dasar
Di Inggris , anak usia 5tahun sudah diwajibkan untuk memasuki sekolah dasar yang lamanya sekitar 7tahun. Pada tingkat kelas satu sampai kelas enam, lembaga pendidikan di Inggris tidak akan melakukan ujian, sehingga mereka bisa terus naik kelas dan akan mendapatkan ujian hanya pada kelas tujuh. Sistem pengajaran di inggris merupakan pengajaran berbasis kreativitas, yang mana lebih banyak melakukan praktek daripada sekadar menghafal suatu materi.

Pendidikan GCSE atau General  Certificate of Secondary Education
Pendidikan GCSE disebut juga sebagai sekolah menengah atas, namun dimulai pada usia sebelas tahun, dan para siswa akan menghabiskan waktunya selama lima tahun guna menyelesaikan pendidikan pada tahapan ini. Pada saat menempuh pendidikan, maka para siswa akan diwajibkan mempelajari pelajaran inti secara lebih mendalam, dan juga mempelajari minimal satu mata pelajaran bahasa asing.  Pada tahun ke empat para siswa akan dihadapkan pada ujian-ujian yang kita kenal sebagai GCSE. Pengujian akan didasarkan pada subyek yang telah dipilih siswa, biasanya sekitar Sembilan atau sepuluh topik mata pelajaran.

A-Levels pada GCSE
Setelah siswa berhasil menempuh ujian GCSE, maka siswa yang lulus bisa memilih untuk bekerja atau memilih untuk melakukan studi lanjutan. Dalam proses studi lanjutan, maka para siswa diwajibkan belajar lagi kurang lebih selama dua tahun guna mempersiapkan diri untuk menempuh ujian A-Level sebelum ke Perguruan tinggi lanjutan.

Program kesarjanaan
Program Sarjana biasanya akan ditempuh selama tiga tahun dan peserta wajib mengikuti ujian akhir sebelum melanjutkan ke tingkat pasca sarjana atau  PHD.

11/02/2020

Manfaat Membaca

Manfaat membaca sangat penting bagi kelangsungan kehidupan yang semakin maju. Membaca menjadi salah satu aspek penting pembelajaran yang paling utama dipelajari. Membaca disini bukan saja tentang huruf ataupun angka, namun juga simbol, gambar dan juga isyarat. Contoh membaca dengan simbol ialah ketika berada dijalan raya dan sedang mengendarai mobil, maka akan ada beberapa simbol yang menunjukkan apakah ada aturan pada lalu lintas yang harus ditaati. 

Selain itu membaca juga kemampuan melihat dunia dengan berbagai aktivitas yang dilakukan sehari-hari. Mulai dari membaca buku-buku yang harus dipelajari ketika sekolah, membaca Koran yang setiap hari diterbitkan untuk melihat berbagai kejadian dan peristiwa mulai dari ekonomi, politik hingga budaya yang ada di negara. Meskipun saat ini teknologi sudah semakin canggih dengan adanya bantuan radio dan televisi, namun membaca pun juga wajib dipahami agar dapat melihat berbagai tulisan penting di dalam televisi tersebut.
Mungkin pada zaman dahulu manfaat membaca bukanlah suatu hal yang sangat penting untuk diketahui, karena zaman dahulu yang dipikirkan hanyalah bagaimana cara untuk hidup dengan bantuan tumbuh-tumbuhan serta hewan. Namun karena saat ini zaman sudah semakin canggih, maka membaca harus dipelajari oleh semua orang agar tidak tertinggal zaman dan mengerti tentang keadaan saat ini yang sedang terjadi. 

Ternyata membaca memiliki manfaat yang penting bagi tubuh, yakni jika seseorang rajin dalam membaca, maka dapat terhindar dari suatu kerusakan pada jaringan otak ketika datang masa tua, selain itu juga untuk orang yang sering membaca akan meningkatkan pertumbuhan saraf baru didalam otak. Hal ini telah diungkapkan oleh pakar ahli masalah otak. Untuk hal yang umum, manfaat jika membaca buku secara terus menerus akan menambah wawasan, kosakata dan pengetahuan. Sehingga mudah memahami makna didalam kata-kata yang ada. Bagi yang menyukai hal-hal baru, dengan membaca juga dapat membangun suatu karya inovasi yang menjadikan keterampilan sebagai kreativitas yang menguntungkan bagi diri sendiri dan dunia.
Manfaat membaca dapat meningkatkan gagasan serta usaha kreatif yang membuat banyak ide untuk mendapatkan sesuatu yang baru dengan hasil karya sendiri. Membaca juga dapat menjadikan seseorang untuk berintrospeksi tentang dirinya sendiri dengan mengajukan pertanyaan yang dijawabnya sendiri.

Pendekatan Pembelajaran Kontekstual

Dalam mencapai sebuah pembelajaran yang baik dan ideal untuk menunjang terwujudnya sumber daya manusia yang potensial maka diperlukan banyak upaya untuk mengembangkan dan mengevaluasi setiap pembelajaran. Elemen-elemen yang berperan penting dalam pembelajaran layaknya seorang tenaga pendidik haruslah mengupayakan semaksimal mungkin dan melakukan inovasi-inovasi untuk menyampaikan materi pelajaran kepada para peserta didiknya. Salah satunya adalah dengan menguasai pendekatan pembelajaran yang sesuai untuk mereka terapkan pada peserta didiknya ketika mereka sedang mengajar. Dan salah satu dari sekian banyak pendekatan pembelajaran adalah pendekatan pembelajaran kontekstual. Apakah pendekatan pembelajaran ini? Dan bagaimanakah keunggulannya jika kita membandingkannya dengan pendekatan pembelajaran yang lain? Untuk mendapatkan banyak informasi penting tentangnya maka anda harus membaca ulasan berikut ini dengan cermat.

Salah satu ciri utama dari pendekatan pembelajaran ini adalah seorang peserta didik bukan hanya diarahkan untuk mempelajari materi pelajaran tertentu saja tetapi juga diarahkan untuk mengalami sendiri secara alamiah apa yang ada dalam materi pembelajaran.

Tidak seperti pada pendekatan pembelajaran yang lainnya yang terkadang lebih mengutamakan kepada seorang peserta didik mencapai hasil yang maksimal. Maka pada pendekatan pembelajaran yang satu ini memiliki keunikan, yakni tidak lagi menekankan pada hasil akhir yang dicapai oleh para peserta didik melainkan proses-proses pembelajaran yang dialami oleh peserta didik. Yang dengannya akan lebih efektif untuk membekali dan menyiapkan peserta didik untuk menjalani kehidupan yang sebenarnya.

Dengan mengalami sendiri apa yang ada di dalam sebuah materi pelajaran maka para peserta didik akan lebih memahami tentang bagaimana mereka harus menyelesaikan sebuah permasalahan yang dihadapinya. Bukan hanya mempelajari secara teoritis seperti membaca, mengingat dan memahami saja tetapi pengalaman menyelesaikan sebuah permasalahan secara alamiah itulah yang akan menjadikan sebuah pembelajaran yang efisien. Karena di sini secara tidak langsung peserta didik akan mengonsep sendiri bagaimana ia harus menyelesaikan sebuah permasalahan. Sehingga penggunaan pendekatan pembelajaran seperti ini memang benar-benar layak jika kita gunakan pada peserta didik.

Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya berikan tentang pendekatan pembelajaran kontekstual yang dengannya sangat baik karena pembelajaran bukan lagi ditekankan pada hasil pembelajaran melainkan pada proses seorang peserta didik ketika mereka mengalami pembelajaran itu sendiri. Sekian, semoga bermanfaat.

10/29/2020

Pentingnya pemahaman Pendidikan dengan Kebudayaan

Pendidikan dan kebudayaan merupakan suatu aspek yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Pendidikan yang baik adalah pendidikan yang bisa menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang ada pada adat istiadat serta kebudayaan yang ada. Pendidikan seharusnya diajarkan dengan peran utamanya mengembangkan serta melestarikan kebudayaan dalam berbangsa dan bernegara.

Pendidikan tanpa dilandasi adanya kebudayaan akan menyebabkan hilangnya jati diri suatu bangsa. Pendidikan merupakan sarana utama upaya melestarikan setiap kebudayaan yang ada, sehingga suatu bangsa akan terus memiliki jati dirinya.

Pada era yang serba modern sekarang ini, banyak sekali generasi muda penerus bangsa yang lupa akan kebudayaan bangsanya sendiri. Mereka lebih suka mengadopsi kebudayaan asing seperti kebudayaan dari negara barat ataupun dari Negara Arab. Sebagai contoh, mereka memilih meninggalkan busana tradisional dan menggantinya dengan busana yang mereka anggap lebih modern, mereka malu menggunakan bahasa daerah, dan memilih untuk melupakannya, enggan belajar tari tradisional dan menggantinya dengan tari modern. Jika hal tersebut dibiarkan terus menerus, maka dikhawatirkan kekayaan budaya yang ada akan lenyap tanpa adanya penerus bangsa, sehingga bangsa kita akan kehilangan jati dirinya.

Jika sebuah bangsa kehilangan jati dirinya, maka akan sangat sulit bagi bangsa tersebut untuk bersaing dengan Negara – Negara lain sehingga kedaulatan negaranya akan dipertanyakan. Untuk itulah maka peran pendidikan dalam proses pengajaran nilai-nilai budaya sangat diperlukan. Dalam prakteknya, peningkatan pendidikan mengenai budaya bangsa perlu ditingkatkan secara serius karena pada era globalisasi sekarang ini, segala informasi dan kebudayaan dari Negara lain akan datang tanpa adanya proses filterisasi, jika tidak ditangani secara cepat dan serius, dikhawatirkan mental para generasi penerus bangsa akan mengalami kemunduran dan berkurangnya kepekaan terhadap budaya bangsa sendiri.

Langkah awal yang bisa dilakukan pemerintah adalah mengembalikan lagi proses belajar mengajar yang kurikulumnya berdasarkan kebudayaan yang ada di Indonesia. Lebih menjunjung tinggi kebudayaan yang ada dan berusaha menghidupkan kembali setiap kebudayaan melalui lomba – lomba ataupun mengadakan festival pecah budaya. Jika semua ini dijalankan sesering mungkin, maka dampak positif yang ada akan lebih cepat dirasakan karena efek yang langsung kedalam individu generasi muda penerus bangsa.

Macam – Macam Strategi Pembelajaran

Proses pembelajaran merupakan suatu hal yang dilakukan untuk menyampaikan suatu materi terhadap siswa dari sumber informasi yaitu guru. Strategi pembelajaran ini menjadi langkah awal yang harus diketahui sebelum guru melakukan proses belajar mengajar pada siswa didalam kelas. Banyaknya macam metode pembelajaran akan memudahkan para guru dalam menyampaikan suatu materi terhadap penerima materi yaitu guru. Seorang guru pasti akan menerapkan suatu strategi pembelajaran yang baik untuk menghasilkan suatu prestasi kepada muridnya. Dengan strategi yang pas guru akan lebih mudah dalam mengajar begitu juga dengan murid akan lebih mudah dalam menerima materi dari sumber informasi tersebut.

Terdapat beberapa macam strategi pembelajaran yang bisa diterapkan dalam proses mengajar. Berikut ini terdapat beberapa strategi yang akan kami jelaskan secara singkat untuk memudahkan proses belajar mengajar.

1. Strategi Ekspositori.
Strategi ini merupakan strategi pembelajaran yang menitik beratkan pada proses penyampaian materi secara verbal dari guru kepada anak didiknya. Tujuan strategi yang menerapkan penyampaian materi secara verbal supaya mampu menguasai materi pelajaran dari guru sehingga mampu membawa hasil positif yaitu prestasi. Strategi ini merupakan salah satu bentuk pendekatan pada proses belajar yang berorientasi kepada guru.

2. Strategi Inquiry.
Didalam strategi ini terdapat beberapa konsep yang harus dilakukan sehingga memudahkan proses pembelajaran. Salah satunya adalah strategi pembelajaran iquiry SPI merupakan rangkaian kegiatan pembelajaran yang menitik beratkan pada proses pemikiran secara kritis dan analitis untuk menemukan setiap jawaban dari suatu pertanyaan.

3. Strategi Inquiry Sosial.
Strategi pembelajaran dari kelompok sosial untuk sekelompok masyarakat. Strategi ini bisanya dilakukan pada proses penyuluhan dimana seseorang menjelaskan suatu materi dengan cara terjun secara langsung pada masyarakat.

Dengan mengetahui beberapa strategi pembelajaran diatas proses belajar mengajar akan lebih mudah dan membawa hasil positif dengan menciptakan kualitas anak didik secara baik. Setiap strategi pembelajaran memiliki kelemahan dan kelebihan secara sendiri sehingga setiap orang pembimbing dalam proses pembelajaran bisa menyimpulkan secara sendiri karena setiap orang itu berbeda dalam cara menyampaikan materi.

10/28/2020

Perencanaan Pembelajaran

Dalam sebuah kegiatan pembelajaran diperlukan banyak hal untuk menciptakannya sebagai sebuah kegiatan pembelajaran yang efektif. Selain tenaga pendidik, peserta didik dan bahan ajar yang baik maka hal yang tak kalah penting adalah adanya perencanaan kegiatan pembelajaran yang baik pula. Sebenarnya apa sih yang dinamakan perencanaan pembelajaran ini? Mengapa perencanaan pembelajaran sangat penting? Untuk mendapatkan jawabannya anda dapat membaca ulasan beriku ini dengan seksama karena saya akan bayak membahas tentangnya di sini.

Perencanaan pembelajaran merupakan sebuah kegiatan merencanakan pembelajaran yang dilakukan oleh seorang tenaga pendidik di awal kegiatan pembelajaran . Atau dengan kata lain perencanaan pembelajaran ini merupakan sebuah kegiatan merencanakan apa yang ingin dicapai selama kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan.

Perencanaan pembelajaran ini merupakan sebuah hal yang penting karena memiliki banyak tujuan yang di antaranya adalah:

  1. Dengan perencanaan pembelajaran proses pembelajaran yang akan berlangsung menjadi lebih terarah. Perencanaan pembelajaran merupakan gambaran tentang tujuan atau target yang ingin dicapai selama kegiatan pembelajaran jadi di dalam perencanaan pembelajaran ini seorang tenaga pendidik dapat mengarahkan tentang bagaimana pembelajaran-pembelajaran yang nantinya akan dilaksanakan dapat mencapai tujuan atau target yang telah direncanakan.
  2. Yang kedua dengan sebuah perencanaan pembelajaran maka seorang tenaga pendidik dapat menentukan target pembelajaran. Target pembelajaran ini sangat penting karena terkait dengan perkembangan para peserta didik yang ada di dalamnya. Sehingga dengan hal ini kegiatan pembelajaran akan berlangsung dengan efektif karena target-target pembelajaran telah jelas.
  3. Yang selanjutnya adalah sebagai bahan evaluasi untuk kegiatan pembelajaran yang akan datang. Dengan perencanaan pembelajaran yang baik seorang tenaga pendidik akan dapat lebih mudah untuk melakukan evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan dan dapat melakukan perbaikan pada saat kegiatan pembelajaran baru yang akan dilaksanakan. Sehingga dengan hal tersebut maka kekurangan-kekurangan yang terdapat pada pembelajaran terdahulu dapat diminimalkan.
  4. Mempermudah tenaga pendidik dan peserta didik dalam menjalankan peranannya. Dalam sebuah perencanaan pembelajaran yang baik telah terdapat peranan-peranan yang harus dilakukan oleh peserta didik dan tenaga pendidik yang dengannya tentu akan memudahkan mereka selama pembelajaran berlangsung.

Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya berikan, semoga bermanfaat untuk para pembaca sekalian.

10/26/2020

Macam - Macam Media Pembelajaran

Media pembelajaran merupakan teknologi pembawa pesan yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan dalam proses belajar. Terdapat beberapa macam media pembelajaran yang bisa dilakukan untuk mencapai suatu keberhasilan dalam melakukan suatu study. Setiap siswa ataupun mahasiswa selalu membutuhkan suatu media pembelajaran yang membuatnya mudah dalam memahami berbagai pokok bahasan sehingga mereka mampu menguasai secara baik. Tidak hanya murid saja beberapa guru juga membutuhkan beberapa macam media pembelajaran yang nantinya dijadikan sebagai cara untuk membimbing murid – muridnya.

Media pembelajaran memang sangat beraneka ragam yang sangat efisien. Sesuai dengan hasil penelitian oleh beberapa ahli menyatakan bahwa, media beraneka ragam itu hampir sangat bermanfaat. Berikut ini terdapat beberapa macam media pembelajaran yang bisa diterapkan.


  1. Media Visual, media ini merupakan suatu media yang memiliki fungsi untuk menyampaikan dengan mengandalkan indera penglihatan. Pesan yang disampaikan melalui media visual ini berupa simbol – simbol komunikasi secara visual. Pesan visual tersebut berupa gambar / foto, maps (Peta), bagan atau chart.
  2. Media Cetak, suatu media pembelajaran dalam bentuk bahan bacaan. Media pembelajaran ini melalui buku, majalah, surat kabar. Media yang satu ini sudah sangat akrab untuk dilakukan dan menjadi suatu media utama dalam proses pembelajaran. Namun, tidak sedikit pula siswa yang merasa malas untuk membaca bacaan pada buku atau lainnya. padahal dengan membaca secara sering seseorang akan mudah menyerap suatu ilmu dari buku itu sehingga proses pembelajaran akan lebih mudah dengan membaca secara efektif.
  3. Media Serbaneka, media yang satu ini merupakan suatu media dengan disesuaikan potensi suatu daerah di sekitar tempat belajar dan bisa dimanfaatkan untuk proses pembelajaran. Contoh media serbaneka papan tulis, media tiga dimensi dan media realita dari masyarakat sekitar.

Beberapa macam media pembelajaran di atas sudah diterapkan di Indonesia. Selain media di atas seorang guru harus bisa memanfaatkan media baru untuk membangkitkan minat seorang siswa dalam proses belajar. Sehingga tidak hanya mengandalkan suatu media namun, harus memiliki ide – ide baru untuk menginspirasi murid dalam proses pembelajaran.

Teknologi Pembelajaran Online

Proses pembelajaran bisa dilakukan secara online salah satunya adalah proses belajar bahasa Inggris. Seiring dengan perkembangan IPTEK kursus bahasa Inggris bisa diikuti secara online. Pelatihan bahasa Inggris secara online sudah tidak jarang ditemukan di beberapa website. Sehingga jika anda pengguna internet yang sedang berniat mempelajari bahasa Inggris secara online tidaklah sulit untuk menemukan kursus online hanya yang perlu diperhatikan adalah cara penyampaian materi jadi pilihlah tempat kursus yang memiliki keunggulan. Belajar bahasa Inggris secara online kadang membingungkan bagaimana jika mengerjakan tugas tapi ternyata itu tidak menjadi masalah. Namun kemudahan akan selalu ada karena, ketika ada tugas soal – soal latihan itu dikirim melalui email dan guru online tersebut akan mengoreksi serta memberitahukan kepada pelajar letak kesalahannya dimana jadi, intinya sama saja dengan kursus secara offline. Hanya saja kalau kursus online ini menghemat waktu juga biaya. Bisa dikatakan seperti itu pembelajaran secara online tidak perlu keluar dari rumah sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi maupun konsumsi.

Jika anda belum menguasai bahasa Inggris secara fasih dalam pelafalan maupun penerapan secara tulisan nah, solusi tepat mengikuti kursus. Bagi anda seorang yang suka menyantai di dalam rumah cara inilah paling tepat untuk belajar bahasa Inggris sambil nyantai ataupun main handphone dengan mengikuti belajar bahasa Inggris dengan sistem online. Selain mendapatkan materi dari website kursus online sebaiknya carilah materi dari sumber lain misalnya dari sebuah buku tentang pengetahuan bahasa Inggris maupun modul yang berhubungan dengan materi yang sedang dikuasai. Meskipun cara pembelajaran dengan sistem online tetap harus berlatih terus tentang cara menulis dan pengucapan dalam bahasa Inggris. Kemudian lakukan pengasahan pendengaran yaitu dengan sering memutar musik berbau Inggris dengan tujuan menambah penguasaan kosakata.

Teknologi pembelajaran ini sangat efisien dan menjadi solusi utama bagi mereka yang ingin mengikuti kursus namun tidak memiliki waktu karena sibuk dengan pekerjaannya. Dengan demikian sangatlah efisien jika memilih untuk belajar bahasa Inggris secara online.

10/25/2020

Model Pembelajaran Matematika Part II

Matematika sering kali menjadi sebuah pembelajaran yang ditakutkan oleh para peserta didik dan para orang tuanya. Mengapa? Ini karena banyak peserta didik kurang dapat memahami matematika yang notabene merupakan sebuah pelajaran yang abstrak tersebut. Banyak orang tua yang akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelajaran matematika kepada anaknya mulai dari pelajaran di rumah hingga mengkursuskan anak mereka. Namun nampaknya yang menjadi masalah sebenarnya bukanlah hal tersebut, yakni lebih utama tentang bagaimana seorang tenaga pendidik menyampaikan materi pelajaran matematika agar dapat mudah dicerna oleh para peserta didiknya. Karena itulah perlu kiat-kiat khusus agar materi pelajaran matematika tersebut dapat diterima dengan optimal oleh para peserta didik. Dan berikut ini saya akan memberikan beberapa ulasan yang saya rangkum tentang bagaimana cara memberikan materi matematika yang baik dari seorang tenaga pendidik kepada peserta didiknya sebagai berikut:

  1. Yang pertama kali yang harus diingat oleh tenaga pendidik adalah bahwa matematika ini merupakan mata pelajaran yang abstrak sehingga hal yang pertama kali harus dilakukan adalah dengan menyampaikan mata pelajaran tersebut dengan metode konvensional atau yang sering kita ketahui sebagai metode pembelajaran secara langsung.  Di sini seorang guru harus menyampaikan materi pelajaran yang perlu dihafalkan oleh para peserta didiknya.
  2. Yang kedua seorang tenaga pendidik haruslah mengerti kondisi dan dapat berpikir kreatif. Keberhasilan pendidik dalam menyampaikan materi sangat bergantung dari bagaimana para tenaga pendidik tersebut dapat mengolah materi pembelajaran matematika yang abstrak tersebut menjadi materi pembelajaran yang lebih nyata. Semisal saat tenaga pendidik menyampaikan materi tentang volume bangun ruang maka tenaga pendidik dapat memberikan contoh penggunaan pelajaran tersebut dalam kehidupan nyata. Sehingga dengan cara seperti ini peserta didik dapat lebih mudah memahami.
  3. Seorang tenaga pendidik dapat memanfaatkan metode belajar kelompok kepada para peserta didik agar mereka dapat dengan aktif memecahkan masalah matematika yang diberikan secara bersama-sama di dalam kelompoknya. Dengan cara tersebut materi yang disampaikan tenaga pendidik akan dapat diterima dengan lebih efisien.
Dan demikianlah sedikit ulasan yang dapat saya berikan  tentang model pembelajaran matematika yang efektif digunakan untuk para peserta didik. Semoga dengannya dapat memberikan banyak manfaat bagi para pembaca.

10/23/2020

Belajar dan Pembelajaran

Belajar dan Pembelajaran - Pada Kehidupan sehari-hari mungkin kita akan sering kali mendengar dua istilah yakni belajar dan pembelajaran. Ya ini karena dua hal tersebut sangat penting untuk dipahami oleh seseorang agar mampu mendapatkan kehidupan yang lebih baik di kedepanya. Tapi selama ini mungkin anda hanya mengenalnya tanpa mengetahui apa sih sebenarnya belajar dan pembelajaran itu? Karenanya maka pada ulasan berikut ini saya akan menjabarkan kepada anda lebih jelas tentang belajar dan pembelajaran yang sangat penting untuk anda simak dengan seksama agar anda mendapatkan banyak informasi penting tentangnya.

Yang pertama kali akan kita bahas di sini adalah tentang belajar. Kegiatan belajar merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan oleh seorang individu baik dengan melihat, mendengar maupun menggunakan indera yang lain untuk mendapatkan dan memahami sesuatu. Dalam menjalani kehidupannya seseorang wajib melakukan kegiatan belajar agar dapat melakukan penyesuaian diri dengan kehidupannya terutama dalam menghadapi jaman yang terus berkembang.

Yang kedua adalah tentang pembelajaran. Pembelajaran merupakan sebuah kegiatan yang berhubungan dengan belajar mengajar yang dengannya terdapat elemen-elemen yang saling mendukung dan saling melengkapi satu sama lain. Dan elemen tersebut akan saya jelaskan lebih perinci di bawah ini.
  1. Peserta didik. Dalam sebuah pembelajaran terdapat peserta didik yaitu orang yang bertujuan untuk belajar dalam kegiatan pembelajaran.
  2. Selanjutnya ada tenaga pendidik  yakni orang yang berkewajiban untuk melakukan penyampaian materi pembelajaran kepada para peserta didik yang dimilikinya.
  3. Bahan ajar. Dalam  sebuah kegiatan pembelajaran salah satu hal utama yang harus terpenuhi adalah adanya materi pelajaran. Karena tanpa adanya materi pelajaran ini sebuah kegiatan pembelajaran tidak dapat berlangsung.
  4. Yang selanjutnya adalah adanya media pembelajaran. Media pembelajaran memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung terciptanya sebuah kegiatan pembelajaran yang efektif di sebuah lingkungan. Karena dengan media pembelajaran yang baik dan mumpuni maka seorang tenaga pendidik akan dapat lebih mudah dalam menyampaikan pelajaran yang ingin disampaikannya kepada para peserta didik. Serta para peserta didik pun juga akan lebih mudah memahami pelajaran yang mereka terima.
Dan itulah beberapa ulasan yang dapat saya sampaikan mengenai belajar dan pembelajaran yang dengannya semoga dapat memberikan banyak manfaat bagi para pembaca sekalian.

Pengertian Evaluasi Pembelajaran

Dalam sebuah kegiatan pembelajaran terdapat banyak sekali hal yang harus diperhatikan oleh seorang tenaga pendidik. Yang mana dalam kegiatan pembelajaran tersebut para tenaga pendidik memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap keberhasilan pembelajaran. Bukan hanya menyoalkan tentang strategi pembelajaran yang diterapkan atau target yang telah dicapai saja tetapi seorang tenaga pendidik juga harus dapat mengevaluasi secara keseluruhan terhadap apa yang terjadi selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Nah membicarakan tentang evaluasi ini mungkin yang terlintas dalam benak seseorang adalah sebuah kegiatan mereka ulang apa yang telah dilakukan sebelumnya untuk mengetahui tentang kelebihan dan kekurangan suatu hal. Lalu jika bagaimanakah kiranya jika kegiatan evaluasi ini kita hubungkan dengan pembelajaran? Tentu akan menjadi sebuah hal yang sangat menarik untuk kita perbincangkan. Karenanya simak beberapa ulasan berikut ini agar anda dapat menemukan berbagai informasi menarik dan penting tentangnya.

Evaluasi pembelajaran merupakan sebuah kegiatan mengevaluasi atau mengoreksi hal-hal yang telah terjadi atau dilakukan selama kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung. Atau dengan kata lain merupakan sebuah kegiatan mereka ulang untuk mengetahui hal-hal penting baik yang berupa kelebihan maupun kekurangan yang terjadi pada kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung dengan harapan agar dapat melakukan yang terbaik pada saat kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan nantinya.

Bagi seorang tenaga pendidik yang memiliki wewenang untuk memotori kegiatan pembelajaran maka evaluasi pembelajaran ini sangat penting untuk mereka perhatikan. Evaluasi pembelajaran ini memiliki berbagai fungsi utama yang diantaranya telah saya rangkum di bawah ini :

  1. Evaluasi pembelajaran sangat baik digunakan untuk mengetahui kekurangan-kekurangan yang terdapat pada saat pembelajaran yang telah berlangsung. Dengan mengetahui kekurangan pembelajaran yang terdahulu maka seorang tenaga pendidik akan dapat melakukan perbaikan pada pembelajaran yang selanjutnya.
  2. Lalu selain kekurangan tenaga pendidik juga akan menemukan kelebihan yang dengannya dapat diupayakan untuk dipertahankan atau ditingkatkan pada pembelajaran yang selanjutnya.
  3. Sebagai dasar perencanaan kegiatan pembelajaran yang akan datang. Seorang tenaga pendidik dapat menjadikan hasil evaluasi pembelajaran tersebut sebagai dasar penentuan target yang hendak dicapai pada pembelajaran yang akan dilaksanakan nantinya.

Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sampaikan tentang evaluasi pembelajaran ini, semoga dengannya memberi banyak manfaat bagi para pembaca.

10/15/2017

Pembelajaran Remedial yang Efektif

Pembelajaran remedial adalah suatu proses pengajaran ulang bagi siswa yang memiliki hasil belajar yang tidak memenuhi standar nilai yang dibuat oleh masing-masing tempat belajar. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, definisi dari remedial adalah berhubungan dengan perbaikan atau pengajaran. Remedial dikhususkan untuk siswa yang prestasi belajarnya kurang baik. Tujuannya adalah untuk membuat siswa mendapatkan nilai standar yang diharapkan dan menyembuhkan kelemahan siswa terhadap pelajaran-pelajaran yang sebelumnya dianggap sulit.

Pembelajaran remedial memilik tahapan-tahapan yang harus dipahami terlebih dahulu oleh pengajar atau pemberi materi remedial. Pengajar harus melakukan analisa dan diagnosis mengenai kesulitan yang dialami siswa. Karena tidak semua siswa memiliki kelemahan yang sama, pendekatan personal antar siswa akan lebih efektif untuk membantu berjalannya proses pembelajaran remedial. Setelah mengetahui tingkat kesulitan yang dialami siswa, pengajar sebaiknya mendalami apa penyebab ketidakmapuan siswa mendapatkan nilai yang baik. Faktor internal dan eksternal dari siswa tersebut dapat berpengaruh pada proses belajar siswa. Jika faktor keterbatasan tersebut datang dari internal siswa tersebut, pengajar dapat berusaha untuk meningkatkan percaya diri dan semangat belajar siswa. Namun, apabila faktor eksternal yang menjadi alasan keterbatasan siswa untuk belajar, pengajar harus membantu mencari jalan keluar melalui pendekatan konseling guna melancarkan proses pembelajaran remedial. Setelah melakukan analisa kelemahan siswa dan penyebabnya, pengajar dapat menyusun tindakan untuk melanjutkan proses pembelajaran remedial.

Pembelajaran dapat dilakukan dengan proses awal mencari materi yang lebih mudah diterima oleh siswa yang memiliki nilai kurang baik. Pengemasan materi yang sulit menjadi lebih ringan harus dipikirkan oleh pengajar. Ketika sebagian siswa masih tidak dapat menerima materi yang disampaikan, pengajar harus memberikan penerangan lagi secara personal. Karena tujuan dari pembelajaran remedial ini adalah untuk membuat nilai siswa tersebut menjadi lebih baik, tugas dan proses pembelajaran harus lebih intensif. Pastikan siswa mengerjakan tugas-tugas dan latihan yang diberikan pengajar secara disiplin. Peran aktif pengajar untuk membuat siswa nyaman juga sangat penting. Ketika siswa sudah merasa nyaman dengan tutornya, mereka akan merasa lebih mudah dan tidak terbebani saat harus melakukan proses pembelajaran remedial.

Pembelajaran remedial yang intensif akan membuat siswa lebih mudah mengingat materi yang disampaikan sehingga ketika menghadapi latihan atau ujian, siswa akan langsung memahami dan mengerjakan dengan benar materi yang sedang diujikan tersebut.

Pendidikan beserta filosofinya

Pengertian dari Pendidikan adalah usaha secara sadar serta terencana guna mencapai harapan bahwa peserta didik akan mendapatkan proses pembelajaran dan secara aktif bisa mengembangkan serta menyalurkan potensi diri sehingga peserta didik memiliki moral yang baik yang meliputi keagamaan, akhlak yang mulia, kepribadian yang jujur dan bertanggung jawab, dan juga memiliki kecerdasan dan keterampilan yang nantinya akan berguna bagi dirinya juga bagi masyarakat.

Menurut filosofi pengertian pendidikan adalah proses untuk menggapai suatu ilmu yang akan berlangsung seumur hidup. Banyak masyarakat umum yang berpendapat pendidikan sama dengan sekolah, pada kenyataannya tidak begitu. Sekolah merupakan sarana untuk mendapatkan suatu pendidikan, yang biasanya dibagi kedalam beberapa tahapan dan juga akan dibagi berdasarkan tingkat umur dan kemampuan seseorang.

Proses untuk menjalani suatu pendidikan berawal dari seseorang janin yang masih ada dikandungan, hingga lahir ke dunia ini dan akan berakhir sampai seseorang itu meninggal. Pendidikan pada janin bisa dimulai pada saat seorang ibu hamil dan ibu tersebut mendengarkan music klasik untuk membantu memberikan rangsangan dan perkembangan otak pada bayi. Selalu mengajak bicara dan membaca kepada janin yang ada dikandungan akan meningkatkan rangsangan perkembangan otak sebelum kelahiran. Pada bayi yang baru lahir, pemberian asi dan pembelajaran untuk mengenal benda-benda di lingkungan sekitar sudah dikategorikan ke dalam suatu pendidikan.

Anggota keluarga memiliki peranan yang sangat penting dalam proses pendidikan seseorang, bahkan pendidikan dalam lingkungan keluarga memiliki efek yang jauh mendalam dibanding dengan pendidikan dari luar. Memang pendidikan dalam lingkungan keluarga berjalan tidak resmi dan berlangsung tanpa disadari, namun pendidikan didalam keluarga memiliki norma-norma yang kadang kala tidak akan didapatkan dalam pendidikan formal.

Seperti kata Mark Twain, beliau tidak ingin Sekolah mengganggu proses pendidikan yang sedang dijalaninya. Hal ini berarti tidak selalu pendidikan adalah sekolah, seperti yang ditafsirkan oleh kebanyakan masyarakat umum. Mark Twain sendiri merupakan seorang novelis terkenal pengarang beberapa buku best seller, salah satunya Tom Sawyer.

Oleh karenanya, sangatlah penting kita mengerti arti pendidikan yang sebenarnya dan bagaimana cara kita mempelajarinya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari –hari. Pendidikan adalah harta tidak terkira yang patut kita jaga.

3/20/2017

Apa itu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ?

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran merupakan sebuah perangkat pembelajaran yang dapat mendukung seorang guru dalam proses kegiatan belajar di dalam kelas. Banyak sekali definisi mengenai Rencana pelaksanaan pembelajaran atau RPP, namun menurut Undang - undang nomor 19 tahun 2005 menyebutkan bahwa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran  yaitu sebuah rencana yang menggambarkan suatu proses dan prosedur dalam pengorganisasian kegiatan belajar mengajar dalam mencapai sebuah kompetensi dasar yang sudah ditetapkan dalam suatu silabus. Dari pengertian yang sudah dijabarkan di atas, dapat kita simpulkan bawa fungsi dari Rencana pelaksanaan pembelajaran yaitu untuk mencapai satu kompetensi dasar dan didalam sebuah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran tidak boleh terdapat kompetensi dasar yang lainnya, melainkan hanya fokus pada satu kompetensi dasar saja. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP juga di batasi oleh ruang lingkup tersendiri yaitu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran hanya dibolehkan memiliki satu kompentensi dasar yang terdiri dari satu indicator atau lebih dari satu indikator dalam satu kali pertemuan dalam proses belajar mengajar.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran juga dapat mencakup beberapa indikator yang bisa kita tentukan sendiri dan juga bisa digunakan untuk beberapa kali pertemuan. Namun demi membuahkan hasil yang lebih maksimal dalam proses pembelajaran diharapkan pada setiap pengajar untuk mampu membuat satu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ) pada setiap pertemuan yang berlangsung. Dalam pembuatan Rencana Pelaksana Pembelajaran tentunya, alangkah baiknya jika pengajar juga mengetahui mengenai landasan dalam pembuatan dan pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.  Dalam pembuatan RPP memiliki landasan yang sudah sesuai dengan Undang - Undang Nomor 19 Tahun 2005 dalam pasal 20 yaitu : Perancangan dalam proses pembelajaran yang meliputi silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang berisikan mengenai materi pembelajaran yang diberikan, tujuan pembelajaran, sumber pelajaran, metode pengajaran yang dilakukan serta pemberian nilai pada hasil belajar siswa. Dari landasan tersebut dapat disimpulkan bahwa setiap Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang akan dibuat sudah memuat kriteria minimal yang sudah ditentukan, maka Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang dibuat tersebut sudah memenuhi standar minimal Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP.

Serba - serbi Jurnal Pembelajaran

Jurnal pembelajaran merupakan sebuah dokumen yang di tulis terus menerus oleh pelajar untuk mencatat setiap hal dan kemajuan prestasinya. Jurnal pembelajaran bukan sebuah buku yang berisi ringkasan materi sebuah pelajaran, namun lebih fokus terhadap apa yang dipelajari, misalnya seorang pelajar kurang mengerti mengenai materi yang dia terima, maka dia menulis mengapa dia belum paham, lalu mencari jawaban dari sumber yang berbeda dari yang disampaikan oleh gurunya, dan dikemudian hari di buka kembali dan dipelajari kembali. Jurnal pembelajaran ini tidak hanya fokus terhadap perkembangan kemampuan akademis saja, namun juga dapat membiasakan para siswa menuliskan pengalaman belajarnya. Jadi Jurnal pembelajaran bisa disebut juga sebagai alat komunikasi dan diseminasi informasi mengenai pembelajaran. Isi Jurnal pembelajaran tidaklah harus dalam bentuk artikel, tetapi bisa juga berbentuk kalimat - kalimat sederhana. Di dalam mengisi jurnal pembelajaran dapat di tulis berupa :

  1. Menulis pertanyaan yang muncul dalam pikiran mengenai pelajaran yang di pelajari.
  2. Menulis hal - hal yang baru diketahui pada saat proses belajar mengajar.
  3. Menulis tentang apapun yang sesuai dengan materi yang dipelajari.
  4. Menulis tentang apa yang sudah dipelajari, dan menganalisa sejauh mana kita paham terhadap materi yang sedang dipelajari.

Dan masih banyak lagi hal - hal yang bisa ditulis dalam jurnal pembelajaran. Pada saat ini bentuk jurnal pembelajaran tidak hanya terpaku pada tulisan tangan dan ditulis dalam buku saja, namun bisa juga ditulis dalam buku saku yang bisa dibawa kemana saja, bisa juga kita menulisnya didalam notes yang ada pada hampir semua smartphone saat ini. Selanjutnya, hal yang perlu dilakukan selanjutnya yaitu menulis kembali kedalam sebuah buku, atau apa yang sudah ditulis dalam smartphone tadi di pindah ke komputer dan kemudian mencetaknya. Saat ini juga tersedia sebuah website yang bisa dimanfaatkan sebagai jurnal belajar, dan kita juga dimungkinkan untuk berinteraksi dengan orang lain sehingga dapat saling bertukar informasi yang imbasnya juga akan semakin memperkaya ilmu pengetahuan pembuat jurnal tersebut.

Definisi / pengertian kepemimpinan

Berikut ini adalah definisi atau arti kepemimpinan menurut beberapa ahli yang penulis coba tulis kembali. Kepemimpinan dalam suatu organisasi merupakan suatu faktor yang menentukan atas berhasilnya suatu organisasi atau usaha, sebab kepemimpinan yang sukses, menunjukan bahwa pengelolaan suatu organisasi berhasil dilaksanakan dengan sukses pula, berikut ini artikel beberapa pengertian kepemimpinan yang coba saya posting.
Kepemimpinan (Leadership) yang ditetapkan oleh seorang manajer dalam organisasi dapat diciptakan integrasi yang serasi dan mendorong gairah kerja karyawan untuk mencapai sasaran yang maksimal.
Pengertian Menurut Drs. H. Malayu S.P. Hasibuan dalam bukunya “manajemen sumber daya manusia” (1997;h.157). Pemimpin (Leader = head) adalah seseorang yang mempergunakan wewenang dan kepemimpinannya, mengarahkan bawahan untuk mengerjakan sebagian pekerjaannya dalam mencapai tujuan organisasi. Leader adalah seorang pimpinan yang mempunyai sifat-sifat kepemimpinan dan kewibawaan (personality authority). Falsafah kepemimpinannya bahwa ia (pemimpin) adalah untuk bawahan dan milik bawahannya.
Head adalah seorang pemimpin yang dalam melaksanakan kepemimpinannya hanya atas kekuatan (power) yang dimiliki pemimpin. Ia/pemimpin menganggap dirinya yang paling berkuasa, paling cakap, sedangkan bawahan dianggap pelaksana keputusan-keputusan saja.
Kepemimpinan adalah cara seorang pemimpin mempengaruhi perilaku bawahan, agar mau bekerja sama dengan bekerja secara produktif untuk mencapai tujuan organisasi.
Pengertian Menurut Suwarto (1999;h.273) yang dikutip dari pendapat Gibson kepemimpinan adalah suatu upaya penggunaan jenis pengaruh bukan paksaan (concoercive) untuk memotivasi orang-orang melalui komunikasi guna mencapai tujuan tertentu.
Sedangkan pengertian Menurut SP. Siagian (2002;h.235) kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain dalam hal bawahannya, sedemikian rupa sehingga orang lain itu mau melakukan kehendak pimpinan, meskipun secara pribadi hal itu mungkin tidak disenanginya.

1/02/2017

Model pembelajaran yang kooperatif

Model pembelajaran kooperatif merupakan model pembelajaran yang memanfaatkan pembelajaran berkelompok pada siswa.Dalam model pembelajaran kelompok yang kooperatif ini, juga ditekankan bahwa dalam 1 kelompok setiap siswa harus memiliki kemempuan yang berbeda dengan tingkatan tinggi, sedang, dan rendah.Dan bila diperlukan, dalam satu kelompok tersebut setiap siswa juga memiliki latar belakang yang berbeda. Berikut merupakan bebrapa jenis model pembelajaran kooperatif.

  1. Team Assisted Individualization merupakan penggabungan dari pembelajaran individual dengan pembelajaran kooperatif. Pada model pembelajaran ini para siswa mengikuti tingkatan yang ditentukan melalui tes, dimana nantinya para siswa ditempatkan sesuai dengan tingkat kecepatan  belajarnya.
  2. STAD  merupakan model pembelajaran ini, para siswa di buatkan kelompok kecil yang nantinya itu dibuat sebagai tim.  Pada mode ini para siswa di fokuskan untuk berkerja sama agar bisa meningkatkan prestasi timnya.
  3. Rally table : pada model belajar ini seorang guru dapat memberikan materi dengan kategori tertentu pada siswa.
  4. Jigsaw : Model pembelajaran jigsaw bertujuan meningkatkan rasa tanggungjawab yang ada pada diri siswa terhadap pola belajarnya sendiri maupun pada anggota kelompoknya.
  5. Numbered Heads Together : Pada model pembelajaran NHT ini para siswa memnentukan sendiri nomor mereka di dalam kelompoknya. Setelah itu guru menyebutkan sebuah nomor dan mengajukan pertanyaan kepada siswa yang sesuai dengan nomor disebut.
  6. Coorperative Intergrated Reading Composition (CIRC) : Model pembelajaran ini dirancang agar kemampuan menulis, membaca serta keterampilan berbahasa berkembang dengan baik.
  7. Think Pairs Check : pada model pembelajaran ini para siswa diminta untuk saling mengkoreksi jawaban dari soal yang diberikan oleh guru ke siswa yang menjadi pasangannya.
  8. Tea Party :Pada model pembelajaran tea party, para siswa diminta untuk membentuk membentuk dua barisan dimana nantinya para siswa akan saling berhadapan satu sama lain.

Dan masih banyak lagi model - model pembelajaran kooperatif lainnya.Karena diharapkan dengan adanya model - model pembelajaran tersebut, minat siswa untuk belajar bisa lebih meningkat, dan menanamkan pikiran bahwa belajar itu menyenangkan.

Pembuatan media pembelajaran paud

Media Pembelajaran PAUD - Pengertian media pembelajaran yaitu segala sesuatu yang bisa digunakan untuk menyampaikan pesan dari pengirim kepada penerima, yang bisa membuat perhatian dan minat serta perhatian para siswa yang akhirnya menjadi proses belajar. Manfaat dari media pembelajaran ini sangatlah banyak, seperti  pesan dari sebuah materi yang disampaikan oleh guru akan lebih jelas dan menarik karena tidak hanya sekedar dalam bentuk tulis ataupun dalam bentuk kata - kata saja, juga media pembelajaran memiliki manfaat untuk meningkatkan sikap aktif yang ada pada diri siswa untuk belajar juga bisa meningkatkan motivasi untuk belajar serta para siswa juga bisa belajar dengan caranya sendiri sesuai dengan minat dan kemampuan masing-masing siswa.

Dalam pembuatan media belajar ini juga memiliki beberapa prinsip. Seperti halnya kita membuat media pembelajaran paud. Kita harus membuat media pembelajaran yang multi guna dimana media tersebut bisa digunakan untuk merangsang perkembangan pada anak.  Bahan di dalam pembuatan media pembelajaran pada tingkat paud, tidaklah harus dengan biaya yang banyak. Karena kita juga bisa memanfaatkan apa yang ada di sekitar untuk membuat media pembelajaran. Misalnya membuat sebuah kapal dari bungkus susu bubuk, dengan itu kita bisa membuat anak-anak agar kreatif dan bisa hidup sederhana. Kita juga harus memperhatikan keselamatan anak dalam menggunakan media pembelajaran, misalnya kita tidak menggunakan  bahan - bahan yang berbahaya bagi anak - anak. Tidak hanya itu saja, dalam pembuatan media pembelajaran ini kita juga harus bisa meningkatkan kreativitas pada anak - anak saat menggunakan media pembelajaran. Seperti membuat permainan menyusun balok, yang bisa membuat anak - anak untuk berkreasi.

Pada saat ini sudah banyak bermunculan media pembelajaran yang sudah dibuat oleh beberapa perusahaan. Namun tidak ada ruginya jika para guru bisa berkreasi sendiri. Selain itu hal yang dibutuhkan untuk pembuatan media pembelajaran tidak hanya pemilihan sebuah media yang tepat saja, namun kemampuan dalam pembuatan media pembelajaran juga dibutuhkan. Dalam pembuatan media pembelajaran perlu diperhatikan langkah - langkah sebagai berikut :
1. Meneliti kebutuhan - kebutuhan para siswa dan juga bisa menilai karakteristik yang dimiliki tiap siswa.
2. Membuat rumusan tujuan yang instruksional.
3. Membuat urutan materi secara terperinci agar mendukung tujuan yang ingin dicapai.
4. Membuat dan mengembangkan alat ukur untuk melihat sejauh mana tingkat keberhasilannya.
5. Pembuatan desain pada media pembelajaran.
6. Membuat revisi dari apa yang sudah dilakukan.