Hari ini saya akan coba berbagi tentang bagaimana ubah status GTK yang invalid di Aplikasi Dapodikdasmen 2018, tapi bukan lewat tulisan melainkan melalui video tutorial, tanpa panjang lebar silahkan disimak tahap demi tahap nya,, semoga bermanfaat
11/02/2017
4/16/2015
Solusi Kode registrasi tidak ditemukan diserver” Pada Aplikasi Dapodikmen

Dalam rangka untuk melakukan pemeliharan dan pengamanan data Dapodikmen, maka Tim Pendataan Dapodikmen Pusat melakukan reset Kode Registrasi untuk seluruh sekolah. Maka kode registrasi Aplikasi Dapodikmen seluruh sekolah akan berubah/berganti, dan kode registrasi yang sekarang dimiliki/digunakan statusnya menjadi tidak aktif dan sekolah tidak dapat menggunakannya untuk generate prefill maupun melakukan sinkronisasi yang ditandai dengan peringatan “Kode registrasi tidak ditemukan diserver”.
Prosedur yang harus dilakukan oleh sekolah adalah sebagai berikut:
1. Apabila sekolah telah melakukan sinkronisasi hasil kerja/kondisi terakhir dari Aplikasi Dapodikmen (sinkronisasi dengan Aplikasi Dapodikmen v 8.1.0 /8.1.2 sampai dengan hari Jum’at tanggal 9 Januari 2015 pukul 21:00 WIB) dan setelahnya tidak melakukan entry data lagi, maka lakukan langkah sebagai berikut:
- Sekolah dapat mengambil kode registrasi yang baru dengan login ke laman: http://sdm.data.kemdikbud.go.id. Gunakan akun yang telah diregistrasi sebelumnya di laman tersebut dan yang telah digunakan untuk melakukan proses VervalPD. setelah login silakan klik pada akun dan masuk ke profil (dipojok kanan atas)
- Menggunakan kode registrasi yang baru untuk melakukan generate prefill di laman: http://sync.dikmen.kemdikbud.go.id/prefill. Selanjutnya hasil generate di download.
- Letakkan file prefill hasil download di C://prefill_dapodik
- Lakukan registrasi ulang pada Aplikasi Dapodikmen dengan memasukkan data akun yang sama (seperti yang telah diregistrasi sebelumnya)
2. Apabila sekolah belum melakukan sinkronisasi sampai dengan hari Jum’at tanggal 9 Januari 2015 pukul 21:00 WIB atau setelah tanggal tersebut melakukan entri data dan belum disinkronisasi, maka harus melakukan sinkronisasi terlebih dahulu sebelum mengambil dan menggunakan Kode Registrasi yang baru. Hal ini dimaksudkan agar data yang telah dientri/tambahkan ke aplikasi Dapodikmen tersebut dapat dikirimkan ke server Dapodikmen Pusat, untuk itu sekolah harus mengajukan permohonan untuk diaktifkan kembali Kode Registrasi lama untuk keperluan sinkronisasi. Adapun prosedur untuk aktifasi kode registrasi lama sebagai berikut:
- Operator Sekolah login ke Forum Helpdesk Dapodikmen dilaman:helpdesk.dikmen.kemdikbud.go.id/helpdesk. Gunakan akun yang telah diregistrasi pada Aplikasi Dapodikmen.
- 2.2. Pada Forum Helpdesk Dapodikmen buatlah postingan dengan memilih topik : “Kode Registrasi” .
- Postingan berisi
- Permohonan aktifasi Kode Registrasi (lama) Aplikasi Dapodikmen Nama Sekolah : NPSN : Nama Operator : No Surat Tugas/ SK Operator : (no surat tugas/ SK operator harus sama dengan yang tercantum di dokumen yang dilampirkan pada saat registrasi di laman: sdm.data.kemdikbud.go.id )
- Permohonan akan disetujui apabila data yang dikirimkan valid/sesuai, persetujuan ditandai dengan jawaban/tanggapan dari Admin Helpdesk Dapodikmen bahwa Kode Registrasi (lama) telah diaktifkan.
- Selanjutnya sekolah dapat melakukan sinkronisasi.
- Setelah sinkronisasi, maka sekolah kembali melaporkan lewat Forum Helpdesk Dapodikmen bahwa sinkronisasi telah dilakukan dengan reply pada postingan awal atau membuat postingan baru dengan melampirkan screenshoot report berhasil sinkronisasi.
- Admin Helpdesk Dapodikmen akan menjawab bahwa Kode Registrasi (baru) telah diaktifkan.
- Selanjutnya sekolah dapat menjalankan prosedur sebagaimana diuraikan di poin no. 1. KONDISI SATU.
3. Untuk sekolah baru dan belum memiliki Kode Registrasi, maka prosedur untuk memperoleh Kode Registrasi Aplikasi Dapodikmen adalah sebagai berikut:
- Sekolah telah memiliki NPSN yang diterbitkan oleh PDSP.
- Operator sekolah melakukan registrasi/mendaftar di laman: sdm.data.kemdikbud.go.id dengan melampirkan Surat Tugas/SK Operator.
- Operator sekolah dapat mengecek status approve/persetujuan dari admin di PDSP.
- Jika telah disetujui, maka Admin Pendataan Dapodikmen dapat men-generate Kode Registrasi.
- Operator sekolah dapat mengecek status generate Kode Registrasi dari admin Pendataan Dapodikmen.
- Jika statusnya telah di generate, maka operator dapat mengambil Kode Registrasi sebagaimana diuraikan pada poin. No 1. KONDISI SATU.
4/14/2015
CARA MENGETAHUI / CEK KODE POS YANG BENAR UNTUK ENTRY DATA KECAMATAN DI APLIKASI DAPODIK
Dalam proses entry data aplikasi Dapodikdas maupun Dapodikmen, pada masing-masing bagian data Peserta Didik, maupun data Pendidik dan Tenaga Kependidikan terdapat kolom entrian untuk input kode pos tepatnya di bawah isian kecamatan. Dalam mengisi pada bagian ini memang diinput secara manual berbeda halnya dengan pengisian nama kecamatan yang sudah tersedia pada aplikasi Dapodik sehingga cukup memasukkan kata kunci atau nama depan dari kecamatan bersangkutan maka akan muncul satu atau beberapa pilihan yang mana kita cukup klik pada salah kecamatan yang sesuai.

Oleh karena itu, berikut saya share cara untuk mengetahui / cek kode pos kecamatan ataupun suatu daerah yang benar yang bisa digunakan untuk referensi dalam pengiriman ataupun penerimaan surat, dan untuk publikasi informasi penting lainnya, salah satunya adalah untuk keperluan data pada aplikasi Dapodik :
1. Kunjungi links situs Kantor Pos Indonesia untuk menemukan kode pos kecamatan yang benar pada links berikut.
2. Setelah itu, klik pada tanda panah dropdown, pilih salah satu pada Propinsi yang mana merupakan propinsi dari kecamatan yang kode pos-nya akan dicari.

3. Kemudian ketik manual nama kecamatan (daerah) yang sedang dicari kode pos-nya tersebut, lalu klik pada tombol “Cari”.
4. Selesai.
Setelah mendapatkan kode pos yang benar, silahkan copy langsung kode pos yang terdiri dari 5 digit angka tersebut sebagai salah satu unsure penunjang pendataan pokok pendidikan Indonesia yang berkualitas. Demikian Sahabat share tips tentang cara mudah mengetahui kode pos yang benar pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Satu Data Berkualitas…!
4/07/2015
PENGISIAN APLIKASI DAPODIKDAS V.3.0.3 UNTUK DANA BOS 2015 SERTA HAL-HAL PENTING YANG PERLU DIPERHATIKAN
Sahabat Operator Sekolah yang berbahagia… Sehubungan dengan adanya pengambilan data dari Dapodik untuk penerimaan Dana BOS tahun anggaran 2015 ini. Maka dalam proses input data serta bagian-bagian mana saja yang perlu diisi dengan benar. Berikut beberapa poin penting yang perlu kita cermati dalam proses entry data di aplikasi Dapodikdas v.3.0.3 untuk semester 2 (genap) tahun pelajran 2014/2015 yang terkait dengan alokasi dana BOS (Bantuan Operasional) tahun 2015, sebagai berikut:
1. Pastikan data yang terkait dengan data bank untuk penerimaan BOS yang tertera pada tab “Sekolah” – “Data Pelengkap” pada kolom isian telah terisi lengkap dan benar (Nomor Rekening BOS, Nama Bank, Cabang KCP/Unit, dan Rekening Atas Nama).

2. Pastikan pilihan menerima dana BOS "Bersedia", jika diisi menolak, dipastikan tidak ada dalam list alokasi dana BOS (lihat pada gambar di atas).
3. Data yang dihitung adalah data siswa yang masuk ke dalam rombel semester 2 (genap) tahun pelajaran 2014/2015.

4. Selalu pantau portal dapo.dikdas.kemdikbud di progress pengiriman, kesesuaian data siswanya, karena di situlah yang akan diambil datanya yang merupakan hasil dari sinkronisasi (kirim data) dari aplikasi Dapodikdas oleh operator sekolah.
Kemudian, sebelum proses kirim data (sinkronisasi) via aplikasi Dapodikdas dilakukan, silahkan dipastikan kepala sekolah mengetahui hasil pekerjaan kita tersebut, karena kebenaran data merupakan tanggungjawab Kepala Sekolah (baca konfirmasi). Salam Satu Data...
4/05/2015
SOLUSI / CARA MENGATASI VALIDASI PESERTA DIDIK (SISWA) BERGANDA APLIKASI DAPODIKDAS V.3.0.3
Dapodikdas untuk jenjang SD maupun SMP pada semester 2 (genap) tahun pelajaran 2014/2015 yang berbahagia…
Siswa / peserta didik yang dihitung dalam sistem adalah data siswa (peserta didik) yang masuk ke dalam rombongan belajar setiap periode semester.
Siswa / peserta didik yang dihitung dalam sistem adalah data siswa (peserta didik) yang masuk ke dalam rombongan belajar setiap periode semester.
Adanya validasi peserta didik berganda disebabkan karena sekolah melakukan input di 2 (dua) komputer yang berbeda , dan dua-duanya melakukan sinkronisasi, sehingga terdeteksi 1 siswa memiliki 2 anggota Rombel yang berbeda atau membuat Rombel masing-masing di 2 komputer yang berbeda, ini yang menyebabkan data berganda.
Berikut langkah / tindakan untuk perbaikan pada validasi siswa berganda :

Berikut langkah / tindakan untuk perbaikan pada validasi siswa berganda :
1. Lakukan generate ulang prefill.
3. Periksa rombelnya, jika berganda.
4. Hapus anggota rombel nya/keluarkan yang berganda tersebut.
5. Hapus pembelajaran yang berganda tersebut.
6. Baru rombel yang berganda tersebut dapat dihapus.
Tindakan pencegahan validasi siswa berganda :
Jangan gunakan 2 komputer yang berbeda ketika mengerjakan Dapodik. Pastikan dan pilih salah satu saja. Jika ingin berpindah-pindah komputer, harus melakukan mekanisme generate ulang prefill, prefill lama tidak perlu di koleksi dan tidak perlu di back up. ketika melakukan sync = menyimpan data sinkronisasi terakhir di server. (Lihat siklus sync - generate prefill di atas, red).
Demikian solusi mengatasi masalah adanya validasi siswa berganda pada aplikasi Dapodikdas v.3.0.3 yang admin share dari laman Info Pendataan Ditjen Dikdas. Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Satu Data Berkualitas…!
PANDUAN MENENTUKAN KOORDINAT SEKOLAH DI APLIKASI DAPODIKDAS V.3.0.3
Sahabat Operator Sekolah yang berbahagia… Dalam kesempatan kali ini admin akan publish panduan untuk menentukan koodinat suatu sekolah yang admin share dari Manual Aplikasi Dapodikdas v.3.0.3 Ditjen Dikdas. Berikut langkah-langkah / cara menentukan koordinat sekolah pada aplikasi Dapodikda v.3.0.3 selengkapnya.
Untuk pertama silahkan cari kolom untuk mengimputkan koordinatnya, lihat gambar sebagai berikut :

Kemudian klik tombol “Buka Peta Koordinat”, maka akan muncul jendela baru untuk mengimputkan data lokasi sekolahnya.

Keterangan :
1. Klik lokasi/denah pada maps sesuai dengan sekolah berada, maka akan muncul Lintang dan Bujur pada point 6.
2. Ketikan lokasi tempat sekolah tersebut terdata, contoh pada point 2 maka akan google maps akan mengarahkan ke lokasi sesuai dengan ketikan yang di minta.
3. Jika sudah di temukan lokasi sekolah berada maka akan muncul nama sekolah atau lokasi seperti point 3, kemudian klik pada titik sekolah tersebut maka akan muncul koordinat.
4. Sudah yakin mendapatkan koordinat maka klik “pilih koordinat” pada point 4 untuk Point 5 “Pilih & Tutup jendela” maka sudah di tetapkan bahwa titik koordinat tersbut yang akan di inputkan di dapodik dan secara otomatis jendela tersebut akan tertutup.
5. Point 6 ini adalah hasil titik koordinat yang sudah di setujui. Dan akan muncul lintang dan bujur yang telah di isi tadi seperti contoh gambar berikut :

Demikian share panduan / cara menentukan koordinat sekolah pada aplikasi Dapodikdas v.3.0.3. Untuk melihat manual v.3.0.3 aplikasi Dapodikdas selengkapnya dapat diunduh dari links situs Dapodik Ditjen Dikdas. Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Satu Data Berkualitas..!
Artikel Terbaru
Popular Posts
-
D alam draft Pengembangan Kurikulum 2013 diisyaratkan bahwa proses pembelajaran yang dikehendaki adalah pembelajar...
-
Matematika sering kali menjadi sebuah pembelajaran yang ditakutkan oleh para peserta didik dan para orang tuanya. Mengapa? Ini karena banyak...
-
Menambah penghasilan pada satu sisi, kemudian mengurangi pengeluaran pada sisi lain merupakan langkah menuju kesejahteraan ekonomi. Apabila...
-
Lembar Info PTK tahun 2014 kali ini sudah bisa memberikan informasi tentang penerbitan SK Tunjangan Profesidalam hanya 1 halaman saja (ha...
-
Mirror mirror on the wall.. Masih ingat dengan cerita dongeng yang mengatakan kalimat tersebut? Yah, film itu sudah tertanam di benak kita ...